Loading...

Dihamili Supir Angkot

Di Pekanbaru, Angkot dinamakan Oplet. Dulu semasa SMP, setiap berangkat ke sekolah, saya dan teman-teman selalu menggunakan angkutan umum tersebut. Pengap, tapi mengasyikkan. Kami selalu memilih-milih oplet yang ditumpangi, jika opletnya jelek dan supirnya pun tua, kami ogah menaiki oplet tersebut.

Oplet yang selalu jadi incaran kebanyakan anak-anak sekolah adalah oplet yang 'dandannya' bagus, full musik dan juga supir yang bergaya-gaya preman. Terlebih para perempuan (siswi-siswi SMP) paling suka dengan supir-supir muda. karena supir-supir tersebut tidak keberatan membawa mereka, jika mereka ingin jalan-jalan sebelum masuk atau sepulang dari sekolah. Dan supir pun senang bila ada anak sekolah perempuan ingin jalan-jalan dengannya. Bahkan banyak juga anak-anak perempuan yang berpacaran dengan supir oplet, karena mengharap tumpangan gratis. Salah satunya ada di kelas saya waktu saya kelas 3 SMP.

Semasa saya SMP, pernah kejadian yang membuat heboh sekolah, seorang siswi di sekolah saya, ada yang hamil. Saya tidak begitu ingat namanya, karena pada saat itu saya kelas 3 dan sedangkan siswi yang hamil tersebut masih kelas 2. Tapi saya masih ingat sedikit wajahnya. Seingat saya, pihak sekolah mengetahui siswi tersebut hamil karena pada saat jam olah raga siswi tersebut menguluh sakit perut. Setelah diperiksa, siswi tersebut ternyata hamil, dan siswi tersebut diberhentikan pihak sekolah. Banyak yang mengatakan siswi tersebut dihamili supir oplet karena dia berpacaran dengan supir tersebut.

Pada saat apel bendera senin pagi, kepala sekolah pun menyinggung permasalahan yang terjadi di sekolah kami. Kami diingatkan agar pandai menjaga diri, khususnya untuk siswa perempuan. Lula, sebenarnya apa yang salah dan siapa yang mesti dipersalahkan?

Dari kejadian yang saya ceritakan ini, kita dapat mengambil hikmahnya agar bisa menjaga diri, menjaga pergaulan, jangan karena ingin mendapatkan tumpangan gratis, kita merugikan diri dan masa depan kita. Tapi semua ini bukanlah sepenuhnya kesalahan siswa/siswi. Peran orang tua sangatlah penting disini, dan juga pemerintah hendaknya bertindak, menertipkan oplet yang menggunakan kaca film warna gelap dan juga seharusnya ditindak supir-supir oplet yang masih di bawah umur.**


Add Your Comments

Disqus Comments