Loading...

Ada Pejabat Karbitan, Coba Tebak Siapa Dia?


Cerita ini tidak bermaksud memojokkan salah satu pejabat yang ada di kota ini. Karena itu, saya tidak ingin menyebutkan inisialnya, apalagi nama jelasnya. Meski tidak saya sebut siapa, sebagian kawan yang seprofesi sudah pasti bisa menebak siapa bapak ini.

Hampir tiga tahun saya bertugas di situ. Hampir tiga tahun juga mengenal tingkah lakunya sebagai pejabat. Tingkah laku ini dalam hal wawancara loh ya. Awal saya 'kenal' gerak geriknya, ketika dia dipercaya sebagai Kepala Dinas 'A'. Disini belum tampak keanehannya. Karena baru kenal. Oke semua baik-baik saja.

Nah, kemudian beliau dipercaya memegang Dinas 'B' beberapa waktu. Nah di sini tampak keanehan. Ya, aneh. Setiap kali diwawancara si bapak kok ngomong sambil mundul-mundur lalu mentok ke tembok, sebatang rokok pun tak pernah lepas. Lama kelamaan, makin aneh ketika menjawab pertanyaan yang lebih teknis. Saya menebak beliau tidak menguasai, karena sering melempar ke bawahan. Harusnya seorang kepala Dinas menguasai dong.

Lantaran sering seperti itu, saya coba bertanya kepada teman yang lain, seperti apa si bapak saat diwawancara. Ternyata jawaban sama dengan yang saya alami. Dugaan makin kuat, si bapak tidak menguasai soal teknis di SKPD yang dia pimpin. Saat ini si bapak memiliki jabatan di Dinas 'anu'. Belum lama ini, saya kembali wawancara si bapak. Jawabannya "nggak...nggak...jangan lagi". Lah pimpinan kok seperti itu ya?

Mungkin begitu dulu kronologisnya. Maksud judul di atas pejabat karbitan, pasti tau lah ya. Matangnya dipaksakan. Kemampuan belum mencukupi, sudah diposisikan di atas. Ya gitu hasilnya. Saya jadi curiga, ni bapak jangan-jangan nyogok. Upsss

Wassalam




Add Your Comments

Disqus Comments