Loading...

Terungkap, Empat Kebakaran Terjadi di Pekanbaru dalam Seminggu. Ini Faktanya!

Belum terhapus dari ingatan kita, peristiwa kebakaran yang terjadi di Plaza Sukaramai (Ramayana) Pekanbaru, provinsi Riau. Ribuan kios hangus dijilat si jago merah di gedung tiga lantai itu. Kemarin, Selasa (15/12/2015) kembali terjadi kebakaran di kota Pekanbaru.

Lokasinya tidak begitu jauh dari plaza Sukaramai. Tepatnya di belakang plaza Senapelan (Jalan Hasanuddin, Gang Nurul Aman, Keluran Rintis, kota Pekanbaru). Kali ini, rumah warga yang menjadi amukan si jago merah. Tidak tanggung-tanggung, sedikitnya 7 rumah petak dan 1 rumah bulatan rata dengan tanah.

Meski tidak ada korban jiwa dalam insiden itu, diperkirakan kerugian mencapai ratusan juta. Hampir dua jam petugas Pemadam Kebakaran Kota Pekanbaru berjibaku dan menjinakkan api.

Dua hari sebelumnya, tepatnya di hari Minggu (13/12/2015) tiga petak rumah di Jalan Pepaya, Kecamatan Sukajadi, kota Pekanbaru ludes terbakar. Diketahui, api berasal dari tabung gas yang meledak.

Empat unit mobil pemadam kebakaran dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadaman Kebakaran (BPBPK) Pekanbaru diturunkan untuk memadamkan api. Kerugian pun ditaksir mencapai ratusan juta. Saat pemadaman api berlangsung, satu orang petugas pemadam dikabarkan tumbang lantaran tersentrum.

Hari yang sama di tempat berbeda, satu unit rumah di Jalan Cipa Karya, Kecamatan Tampan, juga ludes terbakar. Dua unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan. Hasil penyelidikan, dugaan sementara api berasal dari hubungan arus pendek (korsleting) listrik.

Hanya dalam waktu satu minggu, ada empat kebakaran hebat terjadi di Pekanbaru; (1) kebakaran plaza Sukaramai (2) kebakaran tiga petak rumah di jalan Pepaya (3) kebakaran satu unit rumah di jalan Cipta Karya (4) kebakaran tujuh petak rumah dan satu rumah bulatan di belakang plaza Senapelan.

Tiga dari empat kejadian itu, pemicunya diduga lantaran adanya korsleting listrik. Ada anggapan korsleting terjadi lantaran sering terjadi pemadaman bergilir di Pekanbaru. Masuk akal memang, karena memang beberapa hari ini PLN kembali melakukan pemadaman bergilir.

BACA: Fakta Mengejutkan Kebakaran Plaza Sukaramai (Ramayana) Pekanbaru

Tapi tunggu dulu, jangan buru-buru kita menyalahkan PLN. Perusahaan yang kerap dicaci maki itu pun sebenarnya sudah mengumumkan kepada masyarakat perihal adanya pemadaman bergilir. Saya teringat dengan lirik lagu bang Iwan Fals yang berjudul "Celoteh Camar Tolol Dan Cemar". Kira-kira begini penggalan liriknya:

"Hatiku rasa
Bukan takdir tuhan
Karena aku yakin itu tak mungkin

Korbankan ratusan jiwa
Mereka yang belum tentu berdosa
Korbankan ratusan jiwa
Demi peringatan manusia

Korbankan ratusan jiwa
Mereka yang belum tentu berdosa
Korbankan ratusan jiwa
Demi peringatan manusia

Bukan bukan itu
Aku rasa kita pun tahu
Petaka terjadi
Karena salah kita sendiri"

Lirik lagu itu tentu saja tidak ada kaitannya dengan kebakaran yang terjadi di Pekanbaru. Lirik itu menggambarkan tentang kebakaran hebat sebuah kapal yang bernama Tampomas. Tapi, coba kita renungkan lagi lirik yang terakhir. Semoga, ke depan tak ada lagi kebakaran terjadi di Pekanbaru.**


Add Your Comments

Disqus Comments